Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Sembilan Anggota Pengurus Badan Promosi Pariwisata Daerah Karangasem Resmi Dilantik

  • 06 Februari 2020
  • 19:40 WITA
  • Karangasem
  • Dibaca: 1241 Pengunjung
istimewa

Karangasem, suaradewata.com - Dalam industri pariwisata, pemerintah tidak bisa lagi hanya mengandalkan promosi lewat brosur atau website semata, karena yang terpenting dalam promosi wisata itu yakni bagaimana menciptakan suasana, sehingga para wisatawan mampu menjadi perpanjangan tangan dalam mempromosikan pariwisata di negara asalnya masing-masing.

Dan dalam upaya mendongkrak kunjungan wisata ke Bali khususnya ke Kabupaten Karangasem, Wakil Bupati Karangasem, I Wayan Artha Dipa, mengukuhkan kepengurusan Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Karangasem, periode 2020-2024, di Wantilan Museum Lontar, Dukuh Penaban, Karangasem, Kamis (6/2/2020).

Hadir dalam pengukuhan BPPD tersebut, Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Kepala Dinas Pariwisata Karangasem, I Ketut Sedana Mertha, UPT di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karangasem, Camat Karangasem, Ketua BPPD Kabupaten/kota se Bali, Ketua PHRI Kabupaten Karangasem Bali, serta Kelian Desa Adat Dukuh Penaban.

“Kita tidak bisa lagi membodoh-bodohi turis, pelaku pariwisata harus mampu menunjukkan suasana seperti yang mereka promosikan dalam brosur atau website. Rekomendasi teman jauh lebih ampuh dari brosur, inilah yang menjadi tugas berat BPPD yang baru dilantik,” tegas Wabup Artha Dipa, membacakan sambutan Bupati Karangasem, IGA Mas Sumatri.

Kepengurusan BPPD Karangasem sendiri terdiri dari sembilan anggota, masing-masing Ketua, I Wayan Kariasa yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua PHRI Karangasem, Penasehat Tim ahli Bupati bidang perencanaan pembangunan Kabupaten Karangasem, Pengarah Kepala Dinas pariwisata Kabupaten Karangasem, Wakil ketua dari unsur asosiasi kepariwisataan association of the tours and travel agent ASITA Bali Bagus Surya Dharma.

Sekretaris I Putu Agus Wibawa dari unsur asosiasi kepariwisataan perhimpunan hotel dan restoran Indonesia (PHRI) dengan anggota I Nengah Suta dari asosiasi kepariwisataan gabungan pengusaha wisata bahari GAHAWISRI, I Wayan gede Darmawan unsur akademi pariwisata Monarch Karangasem, Ni Luh Gde intan purwitasari dari akademisi pariwisata mediteranian Karangasem, Anggota I Made susila asosiasi profesi himpunan pramuwisata Indonesia Bali atau HPI Bali, I Gede Nyoman astawa unsur asosiasi profesi Indonesia hotel general managers association IHGMA dan Putu Neni Kurniawati anggota dari unsur asosiasi penerbangan atau sales marketing PT Garuda Indonesia.

 Wagub Bali yang juga Ketua BPPD Bali, Tjokorda Arta Ardha Sukawati, mengatakan orientasi industri wisata saat ini trennya sudah bergeser. “Jika dulu para turis diperlakukan bak raja diservis secara berlebihan, namun kini tren telah bergeser. Para tamu lebih memilih mendekatkan pada pengalaman,” tandasnya.

Sebagian besar turis tidak lagi berorientasi pada hotel berbintang untuk menginap, namun mereka lebih memilih menginap di hotel yang mana lokasi mampu memberikan mereka pengalaman yang berbeda. “Ini akan menjadi kenang-kenangan selama mereka berlibur, dan tentu saja pengalaman ini mereka ceritakan pada teman, kerabat di negara asalnya,” bebernya.

 Promosi pariwisata yang tidak kalah penting di era disrupsi 4.0 ini ialah melalui media online seperti Facebook Instagram website dan juga menayangkan video Pendek berita, artikel di videotron (layar besar) yang dipasang di tempat-tempat strategis di daerah dan negara lain. Disaat yang bersamaan BPPD diharapkan bisa melakukan promosi melalui event festival di dalam negeri. Saat ini pelaksanaan event festival yang mengangkat potensi lokal untuk mendatangkan wisatawan berkualitas juga menjadi agenda prioritas pemerintah provinsi Bali. “Kami berkomitmen untuk terus mengawal perkembangan pengembangan pariwisata Bali yang berpihak pada masyarakat lokal beserta alam dan budayanya,” ucapnya.nov/rls/nop


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER