Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

PDIP Bangli Usulkan Madya Yani Gantikan Posisi Suastika

  • 16 Januari 2020
  • 21:30 WITA
  • Bangli
  • Dibaca: 1566 Pengunjung
suaradewata

Bangli, suaradewata.com - Jajaran DPC PDIP Kabupaten Bangli telah menggelar rapat internal menindaklanjuti pasca sanksi yang dijatuhkan DPP PDIP kepada I Ketut Suastika yang dicopot dari jabatanya sebagai Ketua Fraksi PDIP. Hasil dari rapat tersebut, Nengah Dwi Madya Yani diusulkan sebagai pengganti posisi Suastika. Hal ini diakui langsung Ketua DPC PDIP Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta saat dikonfirmasi Kamis (16/1/2020). “Hasil rapat internal tadi, kami mengajukan Ibu Madya Yani  sebagai Ketua Fraksi yang baru. Suratnya juga sudah kita kirim ke DPD untuk diteruskan ke DPP,” tegas Sedana Arta.

Sebab, menurutnya, sesuai aturan di PDIP, untuk jabatan Ketua DPRD dan Ketua Fraksi, memang harus atas persetujuan DPP. “Sedangkan kalau untuk alat kelengkapan dewan seperti Ketua Komisi dan lainnya, boleh cukup di tingkat DPC saja,” jelasnya.

Ada beberapa alasan, Madya Yani dipercaya mengantikan jabatan Suastika sebagai Ketua Fraksi PDIP DPRD Bangli. Madya Yani selain duduk distruktur DPC PDIP Bangli sebagai Wakil Ketua Bidang Pemuda, Olahraga dan Komunitas Seni Budaya.  Mantan pemeran Putri dalam drama gong ini, dianggap paling senior dan berpengalaman sebagai wakil rakyat. “Untuk memimpin kawan-kawan di DPRD, perlu orang yang berpengalaman,” ungkapnya.  

Meski demikian, dipertegas, pencopotan jabatan Suastika baru secara resmi diganti setelah rekomendasi DPP diterima DPC melalui DPD. “Ini adalah bentuk tanggungjawab PDIP untuk meningkatkan kadernya agar lebih disiplin lagi, untuk jadi partai pelopor di Indonesia,” sebutnya. Disampaikan juga, dari kronologis yang telah disampaikan Suastika, keterlambatan yang terjadi saat Rakernas tersebut sejatinya hanya karena apes saja. Sebab, selama ini Suastika saat selaku Ketua Fraksi PDIP justru yang paling cerewet mengingatkan kawan-kawannya agar disiplin dan selalu hadir dalam setiap kegiatan Rakernas.

Karena itu, diharapkan persoalan ini menjadi pembelajaran bagi semua kader PDIP kedepannya. “Bahwa ketentuan di PDIP, tegak lurus dengan Ibu Mega dan DPP. Jadi apa pun perintah partai, sudah tidak perlu kita diskusikan lagi. Kita hanya bisa menjalankan dengan sepenuhnya. Dalam hal ini, DPC Bangli mengikuti perintah DPP,” jelasnya

Disisi lain, Madya Yani saat dikonfirmasi terpisah membenarkan pengajuan dirinya sebagai bakal Ketua Fraksi PDIP Bangli. Dirinya juga mengaku akan tunduk dengan keputusan partai. “Itu kan baru usulan. Tapi yang jelas, apa pun keputusan nanti, kalau sudah induk partai yang memerintahkan, saya sebagai kader tentu harus menjalankan perintah tersebut,” tegasnya. ard/ari


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER