Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Jelang Nataru Harga Cabai di 3 Pasar Bervariasi, Termahal 1 Kilo Tembus Rp 50.000

  • 20 Desember 2019
  • 14:50 WITA
  • Badung
  • Dibaca: 1759 Pengunjung
suaradewata

Badung, suaradewata.com - Harga cabai menjelang Natal dan Tahun Baru mulai sedikit meningkat. Hal itu dikarenakan ketersediaan cabai di petani sedikit atau sedikit panen. Dampaknya, harga cabai dibeberapa pasar di wilayah Kabupaten Badung bervariasi hingga tembus harga jual 1 kilo seharga Rp 50.000 rupiah.

Dari pemantauan media suaradewata.com ke 3 pasar di wilayah Kabupaten Badung pada Jumat, (20/12/2019), dimana pasar itu dikelola oleh Desa Adat masing-masing wilayah yang harganya bervariasi. Pemantauan harga cabai yang diawali di Pasar Adat Mengwitani Amertha Sedana pada pukul 05.00 wita, tampak masyarakat melakukan aktifitas belanja di pasar. Salah satu pedagang yakni Bu Ana, (55) asal Banyuwangi tinggal di seputaran Mengwi mengaku harga cabai naik jelang natal dan tahun baru. Kini dirinya menjual cabai satu kilo seharga Rp 33.000 yang sebelumnya menjual seharga Rp 18.000 perkilo. Kenaikan harga cabai tersebut diakuinya naik sejak tiga hari yang lalu.

"Ya naik sekarang, tiap natal dan tahun baru naik, ada 3 hari yang lalu sudah naik, sepi yang belanja, orang gak berani beli harga mahal," ucap Bu Ana kepada media suaradewata.com, Jumat, (20/12/2019).

Menelusuri lagi diseputaran pasar tersebut, ternyata juga diakui harga cabai naik. Seorang pedagang juga mengaku saat ini menjual cabai sekilo dengan harga Rp 35.000. Dimana sebelum harga cabai naik, satu kilo cabai dijualnya dengan harga Rp 30.000. Tidak hanya itu, bawang putih, minyak goreng bahkan telor diakui harga jualnya sudah naik. Dan kenaikan harga tersebut rata-rata sekitar Rp 3000 dari harga sebelumnya.

"Sekarang harga cabai sekilo 35 ribu, sebelum harga naik perkilo saya jual 30 ribu, naiknya semenjak mau natalan ini ada sekitar 2 mingguan yang lalu," ungkap Bu Arik, (30) pedagang asal Buleleng yang tinggal ngekos diseputaran Mengwi. Kemudian menelusuri lagi disekitarnya dan banyak pedagang mengaku sama, bahwa harga jual cabai saat ini paling tinggi mencapai Rp 35.000.

Selanjutnya pemantauan dilanjutkan ke Pasar Desa Adat Kapal, meski terdapat satu pedagang yang ditemui. Juga mengaku harga cabai naik jelang natal dan tahun baru. Naiknya harga cabai tersebut didapat dari tempat awal dimana cabai itu dibeli. "Sekarang saya jual 40 ribu perkilo, dulu sebelum naik saya jual 35 ribu perkilo," terang Bu Jero Satiawati, (55) pedagang asal setempat Desa Kapal. 

Tidak berhenti disana, pemantauan pun dilanjutkan ke Pasar Desa Adat Mengwi, akhirnya 2 pedagang ditemui mengaku sama bahwa harga cabai yang dijualnya sekarang per kilo seharga Rp 50.000. Sebelum harga naik, juga diakui cabai dijual per kilo seharga Rp 40.000. 

"Ya naik pak, sekarang 50 ribu harga cabainya, sedikit panen cabainya, pas natal dan tahun baru lebih sering naik harganya," ujar Made Sutami, (45) pedagang asal Baturiti Bedugul Tabanan.

"Sama 50 ribu perkilo, kadang kadang kalau banyak ada cabai turun seketika, pas harga turun paling terendah 30 ribu perkilo saya jual, kalau pas sedikit ada cabai baru naik seketika harganya, sekarang stok cabai sedikit dan juga jelang natal dan tahun baru," imbuh Ni Nyoman Oka Parwati, (40) pedagang asal Baturiti Tabanan.ang/sar


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER