Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Jangan Diam Saja, Hadapi Radikalisme dan Hoax di Medsos

  • 08 Desember 2019
  • 11:20 WITA
  • Nusantara
  • Dibaca: 2381 Pengunjung
google

Opini, suaradewata.com - Berita palsu yang beredar di internet saat ini, sudah berisi berbagai macam motif negatif. Ada yang mengandung fitnah, ada yang mengandung kebencian, ada yang mengandung sentimen keagamaan. Semuanya itu dikhawatirkan bisa mengganggu kerukunan antar umat yang selama ini sudah terbangun. Pemerintah sudah melakukan berbagai upaya, untuk membendung penyebaran hoax ini. Pemerintah juga sudah mempunyai undang-undang, yang ditujukan untuk mengatur interaksi di dunia maya.

Masifnya informasi yang menyesatkan ini, nampaknya tidak menyurutkan kelompok radikal, untuk terus menyebarkan radikalisme yang dikemas melalui hoax.

Jika berita bohong ini terus dibiarkan, tentu akan mengkhawatirkan republik ini. Apalagi unsur radikalisme mulai disusupkan di dalam berita hoax. Masyarakat diharapkan tidak diam. Masyarakat harus berani bicara, jika informasi tersebut tidak benar. Masyarakat juga harus mampu memberikan informasi yang benar kepada lingkungan sekitarnya. Jika kita hanya diam, tentu hal ini akan mempermudah ruang gerak bagi hoax dan radikalisme di dunia maya.

Ingat, radikalisme dan hoax ini merupakan masalah serius. Kita harus melawannya. Bagaimana caranya?

Gunakan akal sehat. Ingat, setiap manusia mendapatkan anugerah dari Tuhan YME  dengan dibekali akal dan pikiran. Melalui akal dan pikiran inilah, kita bisa mempunyai logika yang bisa kita gunakan untuk menganalisa sebuah peristiwa atau informasi. Pilih dan pilahlah informasi yang bertebaran di dunia maya. Pilihlah informasi yang valid dan berdasarkan fakta. Jangan pilih informasi yang mengandung kebencian. Kenapa? Karena saat ini mereka seringkali menggunakan hasutan kebencian, terhadap orang atau kelompok tertentu. Sentimen SARA seringkali digunakan untuk membangkitkan amarah orang lain.

Mari kita tanamkan komitmen dalam diri kita, untuk besama melawan hoax dan radikalisme ini. Bukan untuk diri kita, tapi untuk generasi berikutnya. Mari mulai aktif menyebarluaskan konten-konten narasi positif dan kita kawal kebijakan-kebijakan pemetintah untuk menjamin keberlangsungan pembangunan nasiknsl demi terwujudnya Indonesia yang Maju.

Anwar Zahid, Relawan pegiat media sosial independen


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER