Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Napi Kabur Masih Dalam Pencarian, Lapas Singaraja Bentuk 2 Tim

  • 27 Oktober 2019
  • 00:00 WITA
  • Buleleng
  • Dibaca: 1674 Pengunjung
istimewa

Buleleng, suaradewata.com -Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Singaraja, membentuk 2 tim untuk melakukan pencarian terhadap salah seorang narapidana (napi) bernama Gede Ngurah Darmayasa (46) warga Desa Unggahan, Buleleng yang kabur. Hanya saja hingga Minggu (27/10/2019) pencarian masih belum membuahkan hasil.

Ngurah Darmayasa berhasil kabur setelah berhasil mengelabuhi petugas Lapas Singaraja dengan alasan meminta izin ke untuk ke kamar mandi, yang berada diluar areal lapas tempat pembuatan batako. Padahal dari informasi diterima, napi Ngurah ini masih tinggal menjalani beberapa bulan sisa masa tahanan.

Kepala Lapas Kelas IIB Singaraja, Risman Soemantri mengatakan, kaburnya salah seorang tahanan ini akan menjadi evaluasi pihak Lapas Singaraja. "Waktu itu dia izin ke kamar mandi, tanpa petugas dampingi. Ya kebetulan kamar mandinya, ada diluar areal Lapas. Setelah 30 menit, kok gak balik. Lalu dicari, tapi gak ada," kata Risman.

Kini sudah dibentuk 2 tim dibantu Polres Buleleng, untuk mencari keberadaan Ngurah disekitar desa Unggahan dan termasuk juga di wilayah lainnya. "Selama ini anak itu baik, rajin. Ini diluar dugaan kami. Rekaman kamera CCTV tidak menjangkau areal luar. Ini pertimbangan kami kedepan. Ini akan menjadi evaluasi kami," ucap Risman.

Selain itu, kegiatan pembinaan bagi para napi dengan membekali keterampilan, juga akan menjadi evaluasi bagi pihak Lapas Kelas IIB Singaraja. "Mungkin ini ada salah prosedur. Kami evaluasi juga, bagaimana sistem kedepan. Perekrutan nanti akan dipertajam didukung dengan data warga binaan yang akurat," jelas Risman.

Jika berhasil ditemukan, maka napi Ngurah akan menerima sanksi berupa pencabutan hak-hak sebagai warga binaan (WB). "Dia akam menjalani sisa penambahan pidana yang lagi beberapa bulan. Tidak akan ada kunjungan dari siapapun. Dia akan berada di ruangan isolasi selama 2 kali 6 hari," tegas Risman. rik/nop


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER