Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Empat Kecamatan di Tabanan Rawan Gangguan PDAM

  • 29 Maret 2019
  • 00:00 WITA
  • Tabanan
  • Dibaca: 1745 Pengunjung
suaradewata.com

Tabanan, suaradewata.com - PDAM Tabanan memetakan setidaknya ada empat kecamatan yang rawan gangguan PDAM terutama pada jam-jam padat aktifitas. Daerah tersebut rata-rats berada di dataran tinggi.

Berdasarkan data PDAM Tabanan daerah yang sering mengalami air mati adalah sekitar daerah Kecamatan Tabanan yakni di wilayah Desa Gubug, Desa Dauh Peken, kemudian di Kecamatan Kediri yakni Desa Kediri, di Kecamatan Kerambitan yakni Desa Kutuh, dan di Kecamatan Selemadeg Timur khususnya Desa Beraban dan Desa Tegal Mengkeb. 

Kepala Bagian Hubungan Langganan PDAM Tabanan, Ida Bagus Marjaya Wirats didampingi Kasubag Humas PDAM Tabanan, Wayan Agus Suanjaya menjelaskan daerah yang rawan airnya mati pada jam padat aktifitas terjadi  karena daerahnya yang ada di dataran tinggi sehingga saat jam tertentu otomatis mengalami gangguan. "Airnya mengalir karena mengikuti gravitasi, jadi ungkapnya, Jumat (29/3/2019).

Tak hanya itu, gangguang sering kali terjadi karena ada pipa transmisi yang bocor. Contohnya di Jalan Rajawali, Desa Subamia yang mengalami kebocoran di akhir Februari lalu dengan kedalaman empat meter sehingga lumayan sulit untuk mengatasi. "Dan pipa sering bocor juga karena kepadatan penduduk yang sudah banyak membangun rumah," paparnya.

Namun hal tersebut sudah diatasi bersama dengan staff yang bertugas. Khusus penanggulan gangguan air mati diluar unit, kata dia sudah melakukan koordinasi ke petugas. Karena pihaknya ingin meski terjadi keluhan agar tidak sampai berlarut-larut. Termasuk berkoordinasi dengan PLN karena sebagian besar untuk membantu menaikkan air menggunakan listrik. ayu/ari


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER