Hanya Karena Kehilangan Gunting, Pembantu ini Disiram Air Panas

Oleh : mot/ari | 15 Mei 2019 | Dibaca : 6287 Pengunjung

Hanya Karena Kehilangan Gunting, Pembantu ini Disiram Air Panas

sumber foto :suaradewata.com

Denpasar, suaradewata.com - Eka Febriyanti (21) seorang pembantu rumah tangga dengan didampingi kuasa hukum melaporkan tindak pidana penyaniayaan ke Polda Bali, Rabu (15/5) sore.

Selain belum digaji selama 7 bulan, wanita ini alami luka bakar serius akibat disiram air panas oleh majikan dan sodara tiri dari majikan. Aksi keji itu dilakukan hanya lantaran kehilangan sebuah gunting besi.

Dia yang dilaporkan ke Polda Bali adalah Desak Made Wiratningsih. Dalam laporannya, kejadian berawal pada Selasa (7/5) pagi, sang majikan Desak Made menyuruh korban mencari gunting besi berwarna hitam seharga Rp88 ribu yang diakuinya hilang. 

Saat diminta mencari, korban diancam oleh majikannya jika tidak berhasil menemukan akan disiram air panas. Saat itu, benar dilihat oleh korban bahwa majikannya menyalakan kompor memasak dua panci berisi air.

"Dari pagi sampai siang saya cari gunting itu, tidak boleh makan. Lalu, majikan saya suruh adik tirinya yang namanya Santi masak air," ungkap korban didampingi kuasa hukumnya di Mapolda Bali.

Kuasa hukum korban, Supriyono SH, menjelaskan korban karena lugu dan polosnya menyaut saja tantangan majikannya. Dimana saat itu majikannya minta dibelikan yang baru gunting yang hilang. Jika tidak punya uang, sebagai ganti disiram air panas.

"Korban hanya mengangguk. Digaji saja tidak, dimana punya uang"ketus Supriyono.

Korban disiram dengan air panas segelas demi segelas secara bergantian oleh majikannya dengan Santi dan sekuriti rumah yang diketahui bernama Eri. 

"Penyiraman pertama dilakukan oleh majikannya. Lalu dilanjutkan oleh adik tirinya dan Eri. Segelas demi segelas sampai dua panci air panas habis," terang Supriyono.

Tak berhenti di situ saja. Korban tetap disuruh mencari lagi guntingnya hingga larut malam. Saat majikannya lengah, korban berhasil kabur loncat tembok sanggah.

Saat itu korban dibantu warga untuk lari hingga akhirnya sampai di terminal Batubulan dan dibantu satpam terminal naik ojek ke Nusa Dua di rumah kerabatnya.

Pelarian selama dua hari itu, membuat baju yang melekat di tubuh korban lengket lantaran alami melepuh. "Teman korban sampai harus menggunting baju korban untuk membersihkan luka. Saat itu langsung diantar ke Puskesmas Kuta Selatan," ungkapnya.

Kata dia dalam kasus ini, majikan, adik tirinya dan satpam itu yang dilaporkan sebagai tindak persengkongkolan melakukan penganiayaan. "Saya pikir adik tirinya ini juga dalam tekanan. Karena korban juga sempat melihat adik tirinya disakiti selama tujuh bulan kerja disana. Kalau adiknya sudah lama kerja di sana sebagai babysister," jelasnya.

Soal kabarnya majikan tersebut adalah istri kedua dari seorang pengacara dan sekaligus caleg terpilih atas nama Alit Rama. "Soal itu saya tidak tau. Majikannya ini temperamen. Suaminya tidak tiap hari pulang kesitu. Di rumah itu ada anaknya yang masih balita kembar. Korban ini bagian bersih-bersih. Kalau adik tirinya babysitternya," ungkapnya yang tidak menyebut alamat lokasi kejadian.

Pihaknya laporkan dengan UU KDRT juncto pasal 351 ayat (2), ayat 353 ayat (2) dan 354. "Nantinya juga kami minta PPA bekerjasama dengan Dinsos Provinsi Bali agar ditempatkan di rumah aman. Karena korban tidak memiliki tempat tinggal," akunya. mot/ari


Oleh : mot/ari | 15 Mei 2019 | Dibaca : 6287 Pengunjung


TAGS : KDRT pembantu rumah tangga




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Gianyar, 18 September 2019 16:00
UPTD Samsat Gianyar Tandatangani Pakta Integritas
Gianyar, suaradewata.com - Segenap karyawan-karyawati UPTD Samsat Sersama Gianyar, baik dari ...
Gianyar, 18 September 2019 15:49
Minggu Depan, Polres Gianyar Adakan Operasi Katarak Gratis
Gianyar, suaradewata.com – Polri akan melakukan kegiatan operasi katarak gratis pada 2 ...
Denpasar, 18 September 2019 14:58
Pengacara Tidak Hadir, Pria asal Kapuas ini Terima Dituntut 9 tahun
Denpasar, suaradewata.com - Bashori Aditia terdakwa asal Kapuas, Kalimantan Tengah ini tidak meno ...
Nusantara, 18 September 2019 13:41
Putra Marga, Eka Nurcahyadi Ambil Formulir Bacawabup
Tabanan, suaradewata.com - Kader PDIP Tabanan yang dekat dengan kaum millenial, I Putu ...
Gianyar, 18 September 2019 12:20
Belum Seminggu Operasi Antik, Polres Gianyar Tangkap Bandar dan Pengguna Sabu
Gianyar, suaradewata.com – Baru saja digelar Operasi Antik Agung 2019, Sat Resnarkoba Polre ...
Jembrana, 17 September 2019 22:20
Cabor Sepakbola Porprov, Jembrana Pecundangi Tabanan
Jembrana, suaradewata.com - Tim sepak bola Porprov Jembrana berhasil meraih medali perunggu setel ...
Tabanan, 17 September 2019 21:34
Ingin Tabanan Lebih Baik, Dedy Pratama Ambil Form Bacalon Wabup
Tabanan,suaradewata.com - Adik Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti yang juga putra dari Ketua D ...
Buleleng, 17 September 2019 21:10
Jenazah PMI Asal Buleleng Meninggal di Turki Tiba di Rumah Duka
Buleleng, suaradewata.com - Jenazah AA. Ayu Deni Sustinayani (23) seorang Pekerja Migra ...
Denpasar, 17 September 2019 20:47
32 Calon Ambassador Dukung Gerakan Perdamaian
Denpasar, suaradewata.com - Pemilihan putra-putri ambassador Gema Perdamaian (GP) telah ...
Nusantara, 17 September 2019 20:43
Optimisme Membangun Asrama Mahasiswa Nusantara
Opini, suaradewata.com - Jokowi telah menerima perwakilan tokoh Papua dan Papua barat di Istana N ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter