Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Stabilkan Peredaran LPG 3 Kilogram, Agen Terapkan Piket

  • 02 Oktober 2018
  • 00:00 WITA
  • Tabanan
  • Dibaca: 2120 Pengunjung
suaradewata

Tabanan, suaradewata.com - Berbagai persiapan dilakukan guna menyukseskan pelaksanaan IMF-World Bank 2018 yang akam digelar di Nusa Dua, Bali. Tak terkecuali berbagai elemen di Tabanan, terlebih ratusan delegasi akan berkunjung ke Tanah Lot, Kediri, Tabanan.

Para agen LPG 3 Kilogram juga turut melakukan koordinasi guna mengantisipasi terjadinya kelangkaan maupun kenaikan harga LPG 3 kilogram menjelang atau pasca pelaksanaan IMF-World Bank 2018, para agen LPG 3 kilogram yang ada di Tabanan ini pun bersinergi bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Tabanan, dan Satuan Intelkam Polres Tabanan. 

Para agen pun akan menggelar piket selama IMF-World Bank untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan maupun kenaikan harga tabung gas LPG 3 kilogram karena permintaan yang meningkat. 

Koordinator Agen LPG 3 kilogram di Tabanan, I Gusti Ngurah Siwa Genta memaparkan agen LPG 3 kilogram harus menjaga kondusifitas dalam hal menjaga pasokan atau suplai LPG 3 kilogram kepada masyarakat. "Maka kita memberlakukan piket, yaitu agen yang piket akan mendapatkan informasi dimana lokasi yang mengalami kekosongan LPG 3 kilogram, sehingga bisa langsung disuplai," ungkapnya Selasa (2/10).

Sehingga pihaknya bersinergi dengan TPID Tabanan, Satuan Intelkam Polres Tabanan serta awak media untuk dapat memberikan informasi secara cepat dimana daerah yang terjadi kekosongan pasokan LPG 3 kilogram di Tabanan.

Menurut Kasat Intelkam Polres Tabanan, AKP Luh Komang Sri Subakti, persoalan LPG 3 kilogram jangan sampai menimbulkan gejolak ketika nanti terjadi kelangkaan. Maka pihaknya akan bersinergi dengan para agen LPG 3 kilogram di Tabanan untuk menstabilkan peredaran LPG 3 kilogram dengan cepat memberikan informasi jika terjadi kelangkaan. "Sehingga diharapkan nantinya peredaran LPG 3 kilogram stabil," ujarnya. ayu/rat


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER