Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Gianyar Gumi Seni, Sego Ciptakan Lagu Untuk Parta

  • 14 Agustus 2017
  • 00:00 WITA
  • Gianyar
  • Dibaca: 3012 Pengunjung
istimewa

Gianyar, suaradewata.com - Saat ini di media sosial diramaikan dengan lagu yang ditujukan kepada Nyoman Parta. Lagu yang berjudul "Gianyar Gumi Seni" itu ternyata dikarang oleh seorang pengerajin kayu asal Pakudui, Tegalalang bernama Wayan Suweta alias Sego. Lagu itu menyuratkan kerinduan terhadap sosok pemimpin yang bisa memberikan perhatian terhadap seniman Gianyar. 

"Lagu yang saya ciptakan ini menceritakan Gianyar yang dikenal sebagai Gumi Seni, hanya saja sedikit yang memberikan perhatian," kata Sego Minggu (13/8).

Sego pun mengaku langsung mengarahkan lagunya kepada Nyoman Parta, beberapa hari pasca politisi asal Desa Guwang, Sukawati itu menyatakan diri maju di Pilkada 2018. "Saya memang belum pernah ketemu dengan Pak Nyoman Parta. Tetapi, kiprahnya terus saya ikuti dari media cetak dan berbagai cerita kerabat yang juga mengagumi beliau," ucapnya.

Sego mengaku ia sejak lama mengikuti kiprah Nyoman Parta, dari masih anggota termuda DPRD Gianyar, hingga kini duduk sebagai Ketua Komisi IV DPRD Bali dan mengikuti penjaringan sebagai bakal calon bupati. Dikatakan selama ini politisi PDIP itu memiliki perhatian yang tinggi terhadap seniman. "Banyak kiprah yang menunjukan kepedulian beliau terhadap seniman, makanya lagu ini saya buat khusus untuk Bapak Nyoman Parta," ungkapnya. 

Secara terpisah, Nyoman Parta menyatakan apresiasi untuk karya seniman Gianyar yang dipersembahkan kepada dirinya. Setelah lagu itu ramai di medsos, Parta pun mengaku berupaya mencari pelantun lagu tersebut. "Setelah saya cari, akhirnya kami bisa bertemu, ternyata seniman kita asal Tegalalang," ujar Parta.

Parta pun, mengaku sebelumnya tidak mengenal Wayan Suweta alias Sego yang membuatkannya lagu itu. "Saya heran, apa yang ada dalam pikirannya, sehingga ia membuatkan saya lagu. Tetapi yang jelas saya sungguh terharu, masih ada ternyata keiklasan itu," pungkasnya. gus/ari


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER