Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Test SKD CPNS Dipastikan Tak Akan Ada Intervensi

  • 04 Februari 2020
  • 19:00 WITA
  • Buleleng
  • Dibaca: 1292 Pengunjung
suaradewata

Buleleng,suaradewata.com - Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana memastikan tidak ada intervensi dalam proses Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Buleleng formasi tahun 2019. Saat ini Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Buleleng mulai melakukan sejumlah persiapan, baik administrasi dan gedung pelaksanaan test hingga petugas pelayanan untuk peserta ujian.

Akan ada sebanyak 2000 peserta per harinya yang mengikuti test SKD di gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Bali. Sebanyak 6227 peserta yang lolos seleksi administrasi ini akan mengikuti seleksi SKD secara ketat dan transparan.

Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana mengatakan, hasil test benar-benar murni kemampuan dari peserta. Proses seleksi CPNS sudah semakin baik dari tahun ke tahun. "Dengan ini nantinya kualitas PNS semakin baik dan mampu bekerja cepat sesuai tuntutan zaman," kata Suradnyana.

Kepala BKPSDM Buleleng, Gede Wisnawa menegaskan, persiapan seleksi SKD sudah mencapai 90 persen. Nanti sehari sebelum test berlangsung akan diadakan penjajakan lokasi test oleh panitia. "Untuk Kabupaten Buleleng, test berlangsung selama empat hari, dimulai dari hari Senin tepatnya tanggal 10 Februari sampai 13 Februari 2020," jelas Wisnawa.

Dari 6227 total peserta setiap hari, ada 2000 peserta mengikuti seleksi SKD, dan sisanya dilaksanakan dihari terakhir. Akan ada lima sesi dalam sehari, dan per sesinya diikuti 400 orang peserta. Pemkab Buleleng menerima jatah sebanyak 358 formasi.

"Saya mengajak seluruh peserta agar optimis dan yakin pada diri sendiri, jangan percaya terhadap oknum apalagi dengan iming-iming lolos SKD tanpa tesg hanya dengan mengeluarkan sejumlah uang," tandas Wisnawa.

Seperti seleksi CPNS tahun sebelumnya, test SKD tahun ini juga menggunakan komputer atau Computer Assisted Test (CAT) yang dikelola Badan Kepegawaian Negara (BKN). Dengan sistem ini akan menjamin materi test tidak akan bocor. rik/nop


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER