Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Apel GDN di Kabupaten Karangasem, ASN Diingingatkan Tidak Berpolitik Praktis

  • 17 Januari 2020
  • 17:50 WITA
  • Karangasem
  • Dibaca: 1397 Pengunjung
suaradewata

Karangasem, suaradewata.com - Pemerintah Kabupaten Karangasem, melaksanakan rutinitas apel GDN pagi yang diikuti oleh jajaran pegawai negeri sipil dan pegawai non ASN di lapangan tanah Aron, Jumat (17/10/2020). Dalam arahan Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri yang dibacakan oleh asisten I, I Wayan Purna, mengingatkan kembali tentang kedisiplinan pegawai. Dikatakan mengikuti apel pagi setiap tanggal 17 merupakan bagian dari disiplin pegawai yang telah rutin dilaksanakan dari tahun sebelumnya, “Mari bangun kedisiplinan yang dimulai dari diri sendiri,” ujarnya.

Wayan Purna menegaskan, beberapa hal penting yang ditekankan oleh pimpinan kepada seluruh perangkat daerah dalam rangka mengawali kegiatan Tahun Anggaran 2020 di antaranya, antisipasi terhadap pemeriksaan BPK yang rencananya dilaksanakan pada bulan Februari 2020. Kedua, diingatkan persiapan-persiapan berkaitan dengan proses pengadaan barang dan jasa di masing-masing opd , diawali dengan penginputan rencana umum pengadaan (RUP), sehingga pekerjaan berjalan efektif dan tepat waktu.

Selain itu pegawai juga diingatkan untuk menyusun perencanaan tahun 2021 baik perencanaan pembangunan daerah maupun perencanaan masing-masing perangkat daerah. Masih kaitannya dengan kedisiplinan pegawai. Wayan purna mengemukakan bahwa sejatinya aktivitas yang dilaksanakan selain untuk diri sendiri juga bermanfaat bagi orang lain, khususnya kedisiplinan. “Jadi aturan-aturan yang ada jangan dianggap sebagai beban, tapi jadikanlah sebagai motivasi dalam bekerja,” tandasnya.

Pada apel tersebut Wayan Purna juga mengajak seluruh jajaran pegawai baik ASN maupun Non ASN  agar bijak dalam menggunakan sosial media. Ia berharap seluruh ASN di Bumi Lahar semakin dewasa memanfaatkan teknologi. “Jangan saat ada masalah baik lingkungan kerja masyarakat maupun keluarga jujur diumbar di medsos, ini sungguh tidak etis,” ucapnya.

Apalagi, lanjutnya, selaku Aparatur Negara dituntut mampu bekerja dengan maksimal dan profesional tentu menjaga privasi merupakan salah satu bagian dari profesionalitas. “Jadilah ASN yang mampu mencerminkan sikap yang baik sebagai Abdi Negara tentang perilaku kita akan melekat pada instansi tempat kita bekerja,” lontarnya sembari mengingatkan kembali agar seluruh ASN tidak terlibat dalam politik praktis.

“Apalagi menjelang Pemilu kita memang memiliki hak pilih namun sebaiknya digunakan di bilik suara saja jangan sampai terlibat apalagi sampai memposting foto dukungan pada calon kepala daerah tertentu," jelasnya. nov/rls/sar


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER