Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Warga Gelar Aksi Karena Jalan Rusak, Dinas PUPR Buleleng Pastikan Perbaikan Tahun 2020

  • 04 Desember 2019
  • 21:05 WITA
  • Buleleng
  • Dibaca: 2515 Pengunjung
suaradewata

Buleleng, suaradewata.com - Sejumlah warga Dusun Carik Agung, Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Buleleng, pada Rabu (4/12/2019) menggelar aksi sebagai bentuk protes ke pemerintaj karena jalan di wilayah mereka rusak. Mereka menaiki sampan (jukung) pada ruas jalan yang tergenang air. Tak hanya itu, warga mencuci, menanam pisang hingga berenang dijalan berlubang yang digenangi air.

Warga berharap, agar jalan itu segera diperbaiki agar kerusakan tidak semakin parah. "Sudah lama kami minta agar jalan ini segera diperbaiki apalagi sekarang memasuki musim hujan, air jadi tergenang," ucap salah seorang warga.

Sementara Perbekel Desa Lokapaksa, Wayan Ariadi mengaku, tidak tahu atas aksi warganya itu. Sebab menurut dia, aksi itu dilakukan secara spontan. "Soal itu (aksi warga) saya tidak diberi tahu, saya tidak tahu, itu murni keinginan warga. Saya sudah perintahkan untuk membuka akses jalan yang ditutup," ujar Ariadi.

Menyikapi aksi warga tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Buleleng sudah merencanakan perbaikan ruas jalan di Desa Lokapaksa pada tahun 2020 nanti. Bahkan, perbaikan jalan itu sudah masuk program prioritas.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Buleleng, Nengah Budiarta mengatakan, panjang jalan di Desa Lokapakasa yang rusak mencapai 1,1 kilometer. Nantinya, perbaikan jalan itu akan memakai aspal hotmix serta lebar luasan mencapai 3 meter. "Kami sudah turun mengecek langsung dan memang rusak," kata Budiarta.

Akses jalan rusak tersebut, diakui oleh Budiarta, selama ini sering dilalui masyarakat untuk melakukan aktivitas sehari-hari. "Saya sayangkan saja, ada aksi warga menggunakan badan jalan. Padahal kami sudah usulkan ke bapak Bupati dan disetujui, ruas jalan tersebut akan dikerjakan tahun depan," tandas Budiarta. rik/nop


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER